Laman

Jumat, 23 September 2011

MAKALAH “FISIOLOGI OLAHRAGA”


 BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
                     Fisiologi merupakan ilmu yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja pelaku olahraga, khususnya dalam memahami respon organ tubuh akibat stress yang diperoleh dari aktivitas fisik.
                     Dengan fisiologi akan dapat diidentifikasi tingkatan beban latihan yang relevan dengan tujuannya, serta dapat diketahui faktor penghambat yang berasal dari fungsi organ tubuh,
1.2 Tujuan
- Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian fisiolgi secara umum
- Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian fisiolgi secara khusus dalam ilmu keolahragaan
- Mahasiswa dapat menjelaskan kontribusi fisiologi dalam dunia pendidikan jasmani dan olahraga

BAB II
ISI
“ FISIOLOGI OLAHRAGA “

2.1 Definisi

Fisiologi merupakan cabang dari ilmu biologi yang memepelajari objek spesifik mahluk hidup dari sudut pandang struktur dan fungsinya. Secara terminologis istilah fisiologi berasal dari kata bahasa Yunani yaitu physis (alam, pekerjaan, atau sifat) dan logos (cerita, atau ilmu). Jadi, secara garis besar fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi mekanik, fisik, dan biokimia dari makhluk hidup.
Fisiologi mengkaji gejala-gejala yang terajdi pada mahluk hidup. Selain itu, ia juga mengklasifikasi gejala-gejala tersebut, mengenal mana yang penting dan mana yang kurang penting, mensistematiskan konsepsi tentang gejala-gejala itu, menentukan di mana tempat terjadinya setiap fungsi dan keadaannya, juga system kordinasinya. Fisiologi dibagi menjadi fisiologi tumbuhan dan fisiologi hewan. Tetapi prinsip dari fisiologi bersifat universal, tidak bergantung pada jenis organisme yang dipelajari. Seperti, apa yang kita pelajari pada fisiologi sel ragi dapat pula diterapkan pada sel manusia.
Ketika memepelajari fisiologi, kita membutuhkan disiplin ilmu pengetahuan yang memadai, baik itu taksonomi, anatomi, kima atau fisika. Karena, ketika memeplajari gejala-gejala fisiologis pada organ sebuah organisme, maka, kita memebutuhkan tinjauan analisis dari sudut pandang kimia, fisika, anatomi dan lain sebagainya.
Fisiologi, adalah ilmu yang mempelajai fungsi organisme tubuh secara keseluruhan dan bagian-bagiannya (de Vvies, 1986), sedangkan Fisiologi OLahraga adalah bagian atau cabang dari fisiologi yang khusus mempelajari peubahanfungsi yang disebabkan oleh latihan fisik. Di dalam fisiologi olaraga dikaji hal-hal yang terjadi terhadap fungsi tubuh apabila seseorang melakukan latihan yang tunggal, dan bagaimana perubahan fungsi itj terjadi, kemudian perubahan apa yang terjadi tubuh setelah melekukan latihan berulang-ulang dan bagaimana perubahan fungsi tubuh itu berlangsung. Fisiologi juga mempelajari apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan respond an adaptasi tubuh terhadap latihanyang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu tetentu.
Fisiologi OLahraga menurut GEGRE A. Brooks dan Thomas D. Fathey(1984) adalah adalah cabang dari fisiologi tertentu terhadap latihan yang tergantung kepadah identitas latihan,durasi (lamanya) latihan, frekuensi latihan, keadaan lingkungan dan status fisiologis individu. Sedangkan menurutDavid R Lam (1984), fisiologi olahraga adalah pemerian dan penjelasan tentang perubahan fungsi yang dihasilkan oleh latihan tunggal atau latihan yany dilakukan secara berukang-ulang, biasanya bertujuan untuk meningatkan respon latihan. 
Dari dua pendapat di atas Pendapat di atas tersebut dapat disimpulkan, bahwa fisiologi Olahraga merinci dan menerangkan perubahan fungsi yang disebabkan oleh latihan tunggal atau latihan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan untuk respon fisiologi tehadap intensitas ,durasi,frekuensi latihan,keadaan lingkungan status fisiologis tetentu
Definisi ini menjelaskan perubahan perubahan fungsi yang berhubungan dengan apa yang terjadi di dalam tubuh dan menerangkan mengapa perubahan perubahan itu terjadi. Misalnya dengan latihan mengangkat beban yang berat dengan beulang ulang, biasanya kemampuan mengangkat beban akan meningkat,sehingga kelak beban yang lebih beeratpun dapat diangkat.perunahan fungsi ini dapat disebabkan oleh ulangan ulangan yang dilakukan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan jaingan otot jadi diperlukan adanya protein yang lebih banyak untuk mengerahkan tenaga kontraktih dan sebagian lagi diperlukan untuk meningkankan kemampuan system pesyratan. Hal ini akan dapat menyebabkan lebih banyak serabut otot yang bekontraksi untuk mengerahkan kontraksi otot yang sebesar besarnya. Kalau seseorang sudah mengetahui bagaimana meningkatkan kemampuan mengangkat beban maka mudah baginya untuk membuet program latihan yang lebih baik.


Pengetahuan dasar tentang apa yang terjadi selama ini dapat tejadi sangat penting dimiliki oleh siapa saja yang mempunyai profesi sebagai pelatih,Pembina,guru dikjasorkes dan  atlet, banyak ilmuwan yang meyelediki respon tubuh terhadap latihan fisik yang digunakan. Latihan fisik yang dilakukan dapat meningkatkan kapasitas kerja fisik, meningkatkan efisiensi kerja serta terciptanya rekor baru dalam dunia olahraga

2.2 Hubungan Fisiologi dan Olahraga

            Para ahli fisiolog telah mempelajari olahraga dari sudut disiplin ilmunya. Hasil – hasil penelitian dan penyusunan ilmu ini sangat akan kita perlukan sebab setiap melakukan olahraga apa saja selalu berhubungan dengan fisiologi.
            Berolahraga berarti memberi efek terhadap fungsi jantung, paru – paru, hormon – hormon peredaran darah dan organisme degestif.
Uraian – uraian para ahli tentang fisiologi dan olahraga :
·         Frost dan Reuben : tentang konsep – konsep dan dasar – dasar fisiologi latihan dalam bukunya “ Phsycal Education ; Fondation Practices dan Principles “.
·         Profesor Radyoputro dari Universitas Gajah Mada telah menyusun buku Fisiologi yang dihubungkan dengan olahraga.
            Fisiologi olahraga memungkinkan kita antara lain untuk menyusun jadwal latihan, mengatur gizi dan pengelompokan atlet berdasarkan keadaan fisiologis.
            Fisiologi olahraga merupakan petunjuk bagi para Pembina olahraga atlet dan terutama menjadi akses – akses yang timbul karena berolahraga, contohnya tentang efek fisiologis dan gerakan – gerakan tubuh yang statis yang lebih cepat menimbulkan kelelahan.
             
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
            Fisiologi Olahraga merinci dan menerangkan perubahan fungsi yang disebabkan oleh latihan tunggal atau latihan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan untuk respon fisiologi tehadap intensitas , durasi, frekuensi latihan,keadaan lingkungan status fisiologis tetentu
                        Fisiologi OLahraga adalah bagian atau cabang dari fisiologi yang khusus mempelajari peubahanfungsi yang disebabkan oleh latihan fisik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar